Contoh Soal Matriks dan Jawabannya Kelas 11– Berikut ini rumusbilangan.com akan membahas tentang rangkuman makalah materiContoh Soal Matriks dan Jawabannya Kelas 11yang akan diterangkan mulai dari pengertian, jenis, fungsi, struktur, unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, kutipan, contoh secara lengkap.
Contoh Soal Matriks Kelas 11 Lengkap Dengan Jawabannya
Contoh Soal 1
Jika diketahui persamaan metrik !
A. 4 B. 5 C. 7 D. 29 E. 31
Pembahasannya :
Karena kedua matriks sama, maka elemen-elemen yang seletak akan sama pula, sehingga berlaku:
2x + 1 = 3 2x = 2 x = 1 y + 12 = 15 y = 3 x + y = 1 + 3 = 4
Jawabannya : A
Contoh Soal 2
Contoh Soal 3
Contoh Soal 4
Contoh Soal 5
Contoh Soal 6
Contoh Soal 7
Jika determinan nilai matriks A adalah 4 kali determinan nilai matriks B, maka nilai x adalah…
A. 4/3 B. 8/3 C. 10/4 D. 5/3 E. 16/7
Pembahasannya: det A = 4 det B 4 x (16 x ) – (-16) = 4 (108 – (-152)) 4 x (4 2x ) + 16 = 4 (260) 4 3x = 4 (260) – 16 4 3x = 4 (260) – 4 (4) 4 3x = 4 (260 – 4) 4 3x = 4 (256) 4 3x = 4. 4 4 4 3x = 4 5 3x = 5 x = 5/3
Jumlah dan selisih kedua vektor masing-masing adalah:
Jawabannya : A
Contoh Soal 11
Contoh Soal 12
Jawabanya : E
Contoh Soal 13
Jawabannya : E
Contoh Soal 14
Jawabannya : B
Contoh Soal 15
Jawabannya: D
Contoh Soal 16
Jawabannya : A
Contoh Soal 17
Jawabannya : C
Contoh Soal 18
Jawabannya : C
Contoh Soal 19
Jawabannya : A
Contoh Soal 20
Jawabannya : B
Demikian Pembahasan Materi Kita Kali ini Mengenai Contoh Soal Matriks dan Jawabannya Kelas 11. Jangan Lupa Tetap Bersama Kami Di RumusBilangan.com. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Terimakasih.
Soal Nomor 1 (Soal UN SMA Semuan Jurusan) Diketahui matriks A = ( 3 y 5 − 1 ) , B = ( x 5 − 3 6 ) A = ( 3 y 5 − 1 ) , B = ( x 5 − 3 6 ) , dan C = ( − 3 − 1 y 9 ) C = ( − 3 − 1 y 9 ) . Jika A + B − C = ( 8 5 x − x − 4 ) A + B − C = ( 8 5 x − x − 4 ) , maka nilai x + 2 x y + y x + 2 x y + y adalah ⋯ ⋅ ⋯ ⋅ A. 8 8 C. 18 18 E. 22 22 B. 12 12 D. 20 20 Pembahasan Diketahui: A = ( 3 y 5 − 1 ) B = ( x 5 − 3 6 ) C = ( − 3 − 1 y 9 ) A = ( 3 y 5 − 1 ) B = ( x 5 − 3 6 ) C = ( − 3 − 1 y 9 ) Dengan demikian, A + B − C = ( 8 5 x − x − 4 ) ( 3 y 5 − 1 ) + ( x 5 − 3 6 ) − ( − 3 − 1 y 9 ) = ( 8 5 x − x − 4 ) ( 3 + x − ( − 3 ) y + 5 − ( − 1 ) 5 + ( − 3 ) − y − 1 + 6 − 9 ) = ( 8 5 x − x − 4...
Soal Nomor 1 Seorang ibu ingin mempunyai 2 2 orang anak. Kemungkinan kelahiran anak laki-laki dan perempuan diasumsikan sama. Peluang kedua anaknya perempuan adalah ⋯ ⋅ ⋯ ⋅ A. 1 4 1 4 C. 3 4 3 4 B. 1 2 1 2 D. 1 1 Pembahasan Peluang kelahiran anak laki-laki sama dengan peluang kelahiran anak perempuan, yaitu 1 2 1 2 . Peluang kedua anaknya perempuan ( 2 2 kejadian) adalah 1 2 perempuan × 1 2 perempuan = 1 4 1 2 ⏟ perempuan × 1 2 ⏟ perempuan = 1 4 (Jawaban A) [collapse] Soal Nomor 2 Dalam kantong terdapat tiga bola berwarna merah diberi nomor 1 – 3 1 – 3 , lima bola berwarna kuning diberi nomor 4 – 8 4 – 8 , dan empat bola berwarna hijau diberi nomor 9 – 12 9 – 12 . Tiga bola di...
Persamaan Nilai Mutlak (Penjelasan Lengkap dan Contoh Soal) Nilai mutlak dalam kalkulus sangat berguna untuk menyelesaikan berbagai persoalan matematika, baik pada persamaan maupun pertidaksamaan. Berikut penjelasan lengkap mengenai nilai mutlak dan contoh soal. Daftar Isi Pengertian Nilai Mutlak Semua bilangan mempunyai nilai mutlak nya masing masing. Semua bilangan mutlak bernilai positif, sehingga nilai bilangan mutlak dari bilangan dengan angka yang sama namun beda notasi positif (+) dan negatif (-) akan mempunyai hasil bilangan mutlak yang sama. Jika x anggota dari bilangan riil, maka nilai mutlak ditulis dengan |x| dan didefinisikan sebagai berikut: “Nilai mutlak merupakan bilangan dengan nilai yang sama dari panjang atau jarak dari titik asal atau titik nol dalam koordinat.” Hal ini dapat diartikan dengan nilai mutlak dari 5 adalah panjang atau jarak dari titik 0 hingga ke titik 5 maupun (-5). Nilai mutlakk dari (-9) dan 9 adalah 9. Nilaii mutlak 0 adalah 0, dan begitu set...
Komentar